.
|
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Tiga
manusia di ambang batas. Batas
antara kalah dan menang. Ketika
kemenangan itu menjadi hak dan kewajiban
bagi tiga manusia ini, saat itulah
kesadaran untuk mencapainya tumbuh dan
terlaksana dengan perjuangan yang penuh
lika-liku. Lika-liku perjuangan menjadi
halal dan sah sifatnya ketika waktu terus
memburu memberikan batas akhir bagi
pencapaian kemenangan itu. Dan tiga
manusia ini pun menggapainya saat
detik-detik akhir semakin berdentang
membunyikan suara-suaranya. Perasaan
lega, haru dan mungkin bahagisa ala kadar
menjadi seperti permen
"nano-nano". Ramai, asam asin
rasanya.
Maka
dengan campuran dosis permen
"nano-nano" tadi, kiranya tidak
berlebihan untuk mengucapkan rasa terima
dari tiga manusia di ambang batas. Media
pengucapan terima kasih itu adalah kami
persembahkan situs sederhana yang jauh
dari sempurna ini kepada Jurusan Sastra
Indonesia Fakultas Sastra Universitas
Sebelas Maret Surakarta. Di sinilah kami
tahu arti dari manusia yang bisa
memanusiakan manusia. Sekali lagi terima
kasih kepada Jurusan Sastra Indonesia FS.
UNS Surakarta.
Salam Bahagia A la
Kadarnya
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Sujatmika, SS.
Arifa'i, SS.
Wahyu Ari Wicaksono,
SS.
|